https://journal.iaintakengon.ac.id/index.php/tibaj/issue/feedTIBAJ (Takengon Islamic Banking Journal)2026-02-09T21:07:49+07:00Open Journal Systems<p><strong data-start="64" data-end="108">Takengon Islamic Banking Journal (TIBAJ)</strong> adalah jurnal yang diterbitkan oleh Program Studi Perbankan Syariah, Fakultas Syariah, Dakwah dan Ushuluddin, Institut Agama Islam Negeri Takengon. Jurnal ini terbit dua kali setahun, pada bulan Februari dan Agustus, dan bertujuan menjadi wadah bagi akademisi, peneliti, praktisi, dan industri untuk berbagi wawasan mengenai perbankan syariah. TIBAJ mencakup berbagai topik, seperti manajemen perbankan syariah, kinerja keuangan bank syariah, produk dan layanan perbankan syariah, serta isu-isu keuangan terkait lainnya.</p>https://journal.iaintakengon.ac.id/index.php/tibaj/article/view/605Pengaruh Financing to Deposit Ratio, Non-Performing Financing dan Bagi Hasil terhadap Deposito Mudharabah pada Bank Syariah Indonesia Periode 2021-20252026-02-08T11:28:37+07:00Rinawatirinaw7976@gmail.comAhlan Nurahlannurpsy@gmail.com<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Financing to Deposit Ratio (FDR), Non Performing Financing (NPF), dan bagi hasil terhadap jumlah simpanan deposito mudharabah pada PT Bank Syariah Indonesia periode 2021-2025. Data sekunder diperoleh dari laporan keuangan bulanan Bank Syariah Indonesia yang diambil dengan teknik purposive sampling dari situs resmi. Analisis data menggunakan uji asumsi klasik dan uji hipotesis dengan SPSS 25 pada tingkat signifikansi 0,05%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa FDR, secara parsial, tidak berpengaruh signifikan terhadap jumlah simpanan deposito mudharabah, dengan nilai signifikansi 0,217 > 0,05. NPF juga tidak berpengaruh signifikan, dengan nilai signifikansi 0,075 > 0,05. Begitu pula bagi hasil, yang tidak berpengaruh signifikan dengan nilai signifikansi 0,999 > 0,05. Secara simultan, FDR, NPF, dan bagi hasil juga tidak berpengaruh signifikan terhadap jumlah simpanan deposito mudharabah, dengan nilai signifikansi 0,354 > 0,05. Kesimpulannya, variabel-variabel tersebut tidak berpengaruh positif dan signifikan terhadap jumlah simpanan deposito mudharabah di PT Bank Syariah Indonesia.</p>2026-02-09T00:00:00+07:00Hak Cipta (c) 2026 TIBAJ (Takengon Islamic Banking Journal)https://journal.iaintakengon.ac.id/index.php/tibaj/article/view/608Pengaruh Ekuitas dan Liabilitas terhadap Laba Bersih pada Bank Syariah Indonesia Periode 2022-20242026-02-09T19:08:08+07:00Lia Ayumiliaayumi0101@gmail.comUpi Sopiah Ahmadupisopiahahmad@iaintakengon.ac.id<p class="Abstract"><span lang="EN-US">Bank Syariah Indonesia beroperasi dengan prinsip syariah, yang mencakup penghimpunan dan penyaluran dana serta pemberian imbalan berupa margin dan bagi hasil. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Ekuitas dan Liabilitas terhadap Laba Bersih pada Bank Syariah Indonesia untuk periode 2022-2024. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan bulanan PT Bank Syariah Indonesia Tbk, yang diambil dengan teknik purposive sampling. Teknik analisis yang digunakan adalah uji asumsi klasik, analisis regresi linear berganda, dan uji hipotesis dengan tingkat signifikansi 0,05%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, Ekuitas tidak berpengaruh terhadap Laba Bersih, karena nilai thitung untuk Ekuitas (0,664) lebih kecil dari ttabel (1,69236). Demikian pula, Liabilitas secara parsial juga tidak berpengaruh terhadap Laba Bersih, dengan nilai thitung (0,024) lebih kecil dari ttabel (1,69236). Secara simultan, hasil uji F menunjukkan bahwa Ekuitas dan Liabilitas tidak berpengaruh terhadap Laba Bersih, karena nilai signifikan (0,115) lebih besar dari 0,05. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa tidak ada pengaruh simultan antara Ekuitas dan Liabilitas terhadap Laba Bersih pada Bank Syariah Indonesia periode 2022-2024.</span></p>2026-02-10T00:00:00+07:00Hak Cipta (c) 2026 TIBAJ (Takengon Islamic Banking Journal)https://journal.iaintakengon.ac.id/index.php/tibaj/article/view/603Analisis Praktik Penalti Pencairan Dini pada Produk Deposito Mudharabah di Perbankan Syariah Indonesia2026-02-05T11:22:27+07:00Hermalida Farsyfhermalida@gmail.comRahma Nurziantirahmazian@gmail.comAiniahainiah2704@gmail.com<p>Deposito mudharabah merupakan produk perbankan syariah berbasis akad mudharabah yang tidak bertentangan dengan prinsip syariah, dengan ketentuan penarikan dana hanya dapat dilakukan pada waktu tertentu sesuai kesepakatan antara nasabah dan bank. Namun dalam praktiknya, nasabah sering melakukan pencairan dana sebelum jatuh tempo sehingga menimbulkan hambatan terhadap likuiditas bank. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan penalti bagi nasabah yang melakukan pencairan dini serta pengelolaan dana penalti tersebut. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan sumber data primer dari pihak internal bank. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan dokumentasi, sedangkan analisis data meliputi reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan dengan uji kredibilitas melalui triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan penalti atas pencairan dini belum berjalan efisien, terlihat dari ketidakkonsistenan bank dalam mengenakan penalti kepada nasabah. Meskipun demikian, penerapan penalti telah sesuai dengan ketentuan DSN MUI Nomor 43/DSN-MUI/VIII/2004. Adapun pengelolaan dana penalti belum tepat, karena dana tersebut seharusnya hanya dialokasikan ke dana kebajikan dan tidak boleh menjadi keuntungan cabang.</p>2026-02-09T00:00:00+07:00Hak Cipta (c) 2026 TIBAJ (Takengon Islamic Banking Journal)https://journal.iaintakengon.ac.id/index.php/tibaj/article/view/607Manajemen Risiko Operasional pada Deposito Mudharabah di Bank Syariah Indonesia Kantor Cabang Pembantu Simpang Balik, Aceh2026-02-09T12:37:16+07:00Ridho Alfareziridhoalfarezi08@gmail.comRamdansyah Fitrahwinramdan4783@gmail.comFerdi Anggriawanferdi.anwar88@gmail.com<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen risiko operasional pada produk deposito mudharabah di BSI KCP Simpang Balik. Fokus utama penelitian adalah mengidentifikasi penyebab terjadinya risiko operasional dan cara meminimalkannya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan observasi dan wawancara terhadap <em>Branch Operational</em> & <em>Service Manager</em>, <em>Consumer Staff</em>, serta nasabah BSI KCP Simpang Balik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa risiko operasional disebabkan oleh dua faktor utama: kesalahan manusia (<em>human error</em>), di mana <em>Consumer Staff</em> lupa menginput nisbah bagi hasil, dan kegagalan sistem, yang diakibatkan oleh gangguan jaringan dan sistem eror. Untuk meminimalkan risiko tersebut, BSI KCP Simpang Balik melakukan identifikasi, evaluasi, pengukuran, dan pengendalian risiko. Jika kesalahan disebabkan oleh faktor manusia, manajer memberikan teguran kepada karyawan terkait. Sedangkan untuk risiko akibat kegagalan sistem, pihak bank berkoordinasi dengan IT untuk memperbaiki sistem yang bermasalah. Oleh karena itu, BSI KCP Simpang Balik perlu meningkatkan kualitas sistem dan manajemen sumber daya manusia untuk memperkuat kepercayaan dan loyalitas nasabah terhadap bank.</p>2026-02-09T00:00:00+07:00Hak Cipta (c) 2026 TIBAJ (Takengon Islamic Banking Journal)https://journal.iaintakengon.ac.id/index.php/tibaj/article/view/609Analisis Risiko dan Pengendalian Internal Piutang pada Perusahaan Jasa Arsip Dokumen di Kota Medan2026-02-09T21:07:49+07:00Liza Widya Hasyimlizawidyahasyim@gmail.comMuallif Masyhurimuallifmasyhuri@iaintakengon.ac.id<p><strong>Abstract: </strong><em>The level of effectiveness of the accounting information system can be measured based on the level of ease of use of the information system and the accuracy of the information presented in the company environment. The aim of this research is to analyze the level of effectiveness of the accounting information system for controlling receivables using the method of measuring the level of effectiveness using the Dean J. Champion formula. The results of calculating the effectiveness of accounting information system indicators produce a value of 42%, accounting information system components 48%, and accounts receivable control 50%. This shows that the accounting information system at PT. Putraduta Buanasentosa Indoarsip Medan is less effective so there needs to be a better system update and evaluation of receivables control within the company</em><strong>.</strong></p> <p><br><strong>Keywords:</strong>Sistem Informasi Akuntansi,COSO, Pengendalian Piutang</p>2026-02-10T00:00:00+07:00Hak Cipta (c) 2026 TIBAJ (Takengon Islamic Banking Journal)