Manajemen Risiko Operasional pada Deposito Mudharabah di Bank Syariah Indonesia Kantor Cabang Pembantu Simpang Balik, Aceh
DOI:
https://doi.org/10.54604/tibaj.v1i01.607Kata Kunci:
Manajemen Risiko Operasional, Deposito Mudharabah, Mitigasi Risiko OperasionalAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen risiko operasional pada produk deposito mudharabah di BSI KCP Simpang Balik. Fokus utama penelitian adalah mengidentifikasi penyebab terjadinya risiko operasional dan cara meminimalkannya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan observasi dan wawancara terhadap Branch Operational & Service Manager, Consumer Staff, serta nasabah BSI KCP Simpang Balik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa risiko operasional disebabkan oleh dua faktor utama: kesalahan manusia (human error), di mana Consumer Staff lupa menginput nisbah bagi hasil, dan kegagalan sistem, yang diakibatkan oleh gangguan jaringan dan sistem eror. Untuk meminimalkan risiko tersebut, BSI KCP Simpang Balik melakukan identifikasi, evaluasi, pengukuran, dan pengendalian risiko. Jika kesalahan disebabkan oleh faktor manusia, manajer memberikan teguran kepada karyawan terkait. Sedangkan untuk risiko akibat kegagalan sistem, pihak bank berkoordinasi dengan IT untuk memperbaiki sistem yang bermasalah. Oleh karena itu, BSI KCP Simpang Balik perlu meningkatkan kualitas sistem dan manajemen sumber daya manusia untuk memperkuat kepercayaan dan loyalitas nasabah terhadap bank.