Analisis Praktik Penalti Pencairan Dini pada Produk Deposito Mudharabah di Perbankan Syariah Indonesia

Penulis

  • Hermalida Farsy Institut Agama Islam Negeri Takengon
  • Rahma Nurzianti Institut Agama Islam Negeri Takengon
  • Ainiah Institut Agama Islam Negeri Takengon

DOI:

https://doi.org/10.54604/tibaj.v1i01.603

Abstrak

Deposito mudharabah merupakan produk perbankan syariah berbasis akad mudharabah yang tidak bertentangan dengan prinsip syariah, dengan ketentuan penarikan dana hanya dapat dilakukan pada waktu tertentu sesuai kesepakatan antara nasabah dan bank. Namun dalam praktiknya, nasabah sering melakukan pencairan dana sebelum jatuh tempo sehingga menimbulkan hambatan terhadap likuiditas bank. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan penalti bagi nasabah yang melakukan pencairan dini serta pengelolaan dana penalti tersebut. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan sumber data primer dari pihak internal bank. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan dokumentasi, sedangkan analisis data meliputi reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan dengan uji kredibilitas melalui triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan penalti atas pencairan dini belum berjalan efisien, terlihat dari ketidakkonsistenan bank dalam mengenakan penalti kepada nasabah. Meskipun demikian, penerapan penalti telah sesuai dengan ketentuan DSN MUI Nomor 43/DSN-MUI/VIII/2004. Adapun pengelolaan dana penalti belum tepat, karena dana tersebut seharusnya hanya dialokasikan ke dana kebajikan dan tidak boleh menjadi keuntungan cabang.

##submission.downloads##

Diterbitkan

2026-02-09