TA’LIM DALAM AL-QUR’AN PERSEPEKTIF ULAMA’ TAFSIR
DOI:
https://doi.org/10.54604/tdb.v15i1.475Keywords:
Al-Qur’an, Pendidikan Islam, Surah Al-Mujadalah ayat 11, Tafsir, Ta’limAbstract
Talim sebagai salah satu konsep penting dalam pendidikan Islam memiliki makna pengajaran yang bersifat pemberian pengetahuan dan keterampilan. Al-Quran menempatkan talim dalam posisi fundamental, sebagaimana tergambar dalam Surah Al-Mujadalah ayat 11 yang menekankan pentingnya ilmu serta adab dalam majelis. Penelitian ini bertujuan untuk menggali makna talim dalam perspektif Al-Quran dengan fokus pada ayat tersebut melalui kajian para mufassir dan pemikir pendidikan Islam. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan sumber primer berupa kitab tafsir dan sumber sekunder berupa artikel ilmiah relevan dalam sepuluh tahun terakhir. Analisis dilakukan dengan pendekatan analisis isi untuk menemukan makna kebahasaan, historis, dan kontekstual dari konsep talim. Hasil kajian menunjukkan bahwa talim tidak hanya bermakna transmisi pengetahuan dari guru kepada murid, tetapi juga proses pembelajaran berkelanjutan sejak lahir yang melibatkan fungsi pendengaran, penglihatan, dan hati. Surah Al-Mujadalah ayat 11 menegaskan pentingnya kelapangan dalam majelis, baik secara fisik maupun spiritual, serta menempatkan ilmu sebagai faktor peninggi derajat manusia di sisi Allah. Penafsiran mufassir seperti Ibnu Katsir, HAMKA, dan M. Quraish Shihab menekankan bahwa kelapangan hati, penghormatan terhadap sesama, serta pengamalan ilmu merupakan inti dari konsep talim. Dengan demikian, talim dalam Al-Quran tidak sekadar transfer pengetahuan, melainkan sebuah proses pembentukan adab, pengembangan spiritual, dan peningkatan kualitas hidup berlandaskan nilai ilahiah.
References
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Ta'dib

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


