Mubeza https://journal.iaintakengon.ac.id/index.php/mbz <p>Jurnal Pemikiran dan Penelitian Ekonomi Islam adalah jurnal ilmiah yang memuat karya ilmiah dari dosen, peneliti, mahasiswa, dan pihak terkait lainnya yang belum pernah dipublikasikan atau tidak sedang dipublikasikan dalam bentuk artikel tentang penelitian dan gagasan konseptual tentang pokok bahasan pemikiran hukum dan ekonomi islam. Jurnal ini terbit dua kali dalam setahun pada bulan Maret dan September.</p> en-US lppm.iaintkn@gmail.com (LPPM IAIN Takengon) lppm.iaintkn@gmail.com (Technical Support) Tue, 02 Sep 2025 00:00:00 +0700 OJS 3.2.1.4 http://blogs.law.harvard.edu/tech/rss 60 Ekonomi Kreatif dan Industri Halal: Analisis Model Bisnis Berkelanjutan di Indonesia https://journal.iaintakengon.ac.id/index.php/mbz/article/view/531 <p>Ekonomi kreatif dan industri halal memiliki potensi besar untuk mendukung terciptanya model bisnis berkelanjutan di Indonesia. Kombinasi keduanya dapat menjadi strategi penting dalam memperkuat daya saing nasional di pasar global, namun penerapannya masih menghadapi hambatan berupa regulasi yang belum optimal, keterbatasan pembiayaan, kesadaran halal yang rendah, serta ketidakteraturan standar sertifikasi. Tujuan penelitian ini yakni mengidentifikasi potensi, hambatan, dan rencana aksi pengembangan model bisnis halal yang mampu menjaga keseimbangan antara aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan studi pustaka sebagai sumber data. melalui analisis berbagai literatur, artikel ilmiah, dan dokumen kebijakan. Hasil analisis menunjukkan bahwa integrasi ekonomi kreatif dengan industri halal dapat mendorong inovasi dalam desain produk, digitalisasi, dan branding, sekaligus memperkuat posisi UMKM serta membuka peluang kerja baru. Selain itu, sinergi kedua sektor ini berperan dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya konsumsi halal dan praktik usaha yang ramah lingkungan. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa penerapan prinsip keberlanjutan merupakan fondasi utama bagi terbentuknya model bisnis halal yang inklusif, adaptif, dan kompetitif, dengan kontribusi nyata terhadap kesejahteraan masyarakat serta kelestarian lingkungan.</p> <p>&nbsp;</p> Dwi Ayu Septiyani, Hendri Hermawan Adinugraha Copyright (c) 2025 Dwi Ayu Septiyani, Hendri Hermawan Adinugraha https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://journal.iaintakengon.ac.id/index.php/mbz/article/view/531 Tue, 02 Sep 2025 00:00:00 +0700 Reorientasi Aksiologi Hukum untuk Mewujudkan Etika, Keadilan Sosial, dan Kemanfaatan dalam Sistem Hukum Indonesia https://journal.iaintakengon.ac.id/index.php/mbz/article/view/551 <p>Penelitian ini mengkaji urgensi reorientasi aksiologi hukum dalam sistem hukum Indonesia yang selama ini cenderung didominasi oleh paradigma positivistik dengan penekanan berlebihan pada kepastian hukum formal. Dominasi tersebut berimplikasi pada terpinggirkannya nilai-nilai etika, keadilan sosial, dan kemanfaatan hukum yang sejatinya merupakan fondasi utama tujuan hukum. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi literatur terhadap sumber-sumber hukum primer dan sekunder, meliputi peraturan perundang-undangan, putusan pengadilan, jurnal ilmiah, dan karya akademik relevan yang terbit dalam rentang 2015–2025. Analisis data dilakukan secara deskriptif-analitik dan hermeneutik untuk menafsirkan konsep-konsep filosofis aksiologi hukum serta implementasinya dalam konteks pluralisme hukum dan teori hukum feminis di Indonesia.</p> <p>Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem hukum nasional membutuhkan pergeseran paradigma menuju pendekatan aksiologis yang mengintegrasikan nilai moral, keadilan substantif, dan kemanfaatan publik dalam proses legislasi maupun penegakan hukum. Pendekatan pluralisme hukum, sebagaimana tercermin dalam penerapan Qanun Syariat Islam di Aceh, serta koreksi kritis dari perspektif teori hukum feminis, memperlihatkan pentingnya hukum yang inklusif, humanistik, dan sensitif terhadap kelompok rentan. Penelitian ini menegaskan bahwa integrasi aksiologi hukum tidak hanya memperkuat legitimasi hukum, tetapi juga meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap sistem hukum nasional sebagai instrumen keadilan sosial yang berorientasi pada kemaslahatan bersama.</p> Novil Gusfira, Fatahillah Copyright (c) 2025 Novil Gusfira, Fatahillah https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://journal.iaintakengon.ac.id/index.php/mbz/article/view/551 Tue, 02 Sep 2025 00:00:00 +0700 Media Digital dan Kepercayaan Sosial dalam Pemilihan Perguruan Tinggi di Dataran Tinggi Gayo https://journal.iaintakengon.ac.id/index.php/mbz/article/view/544 <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh media digital dan kepercayaan sosial terhadap keputusan mahasiswa baru dalam memilih IAIN Takengon sebagai tempat melanjutkan studi di pendidikan tinggi Islam. Menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, data dikumpulkan dari 432 responden mahasiswa baru tahun akademik 2025 melalui kuesioner daring. Analisis dilakukan untuk menelaah karakteristik demografis, sumber media informasi, serta faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan mahasiswa dalam konteks sosial budaya di Dataran Tinggi Gayo.</p> <p>Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial digital seperti Instagram, Facebook, dan TikTok merupakan kanal utama pembentuk kesadaran calon mahasiswa (30,68%), sedangkan jejaring sosial interpersonal seperti teman, alumni, dan keluarga berperan penting pada tahap finalisasi keputusan (27,27%). Dari empat dimensi faktor motivasional, aksesibilitas dan ekonomi menempati proporsi tertinggi (34,09%), diikuti oleh akademik dan kualitas institusi (30,27%), sosial dan rekomendasi (22,27%), serta lingkungan kampus (13,36%). Temuan ini menunjukkan bahwa keputusan mahasiswa dipengaruhi oleh kombinasi rasionalitas pragmatis (biaya dan lokasi) dengan nilai-nilai sosial dan religius yang kuat.</p> <p>Secara kualitatif, hasil ini menegaskan bahwa media digital berfungsi sebagai pemicu kesadaran awal (<em>awareness driver</em>), sementara kepercayaan sosial dan konteks budaya keluarga menjadi penguat keputusan (<em>decision enforcer</em>). Dalam konteks daerah semi periferal seperti Dataran Tinggi Gayo, pilihan pendidikan bukan hanya tindakan individual, tetapi juga manifestasi dari nilai kolektivitas, moralitas, dan spiritualitas lokal. Implikasi penelitian ini merekomendasikan agar perguruan tinggi keagamaan, termasuk IAIN Takengon, mengintegrasikan strategi komunikasi digital berbasis nilai komunitas untuk memperkuat kepercayaan publik dan efektivitas rekrutmen mahasiswa di daerah.</p> <p><strong>Kata Kunci: </strong>media digital, kepercayaan sosial, keputusan pendidikan, pendidikan tinggi Islam, Dataran Tinggi Gayo<br><br></p> <p><em>This study aims to analyze the influence of digital media and social trust on students’ decisions to choose IAIN Takengon as their preferred institution for Islamic higher education. Using a descriptive qualitative approach, data were collected from 432 new students for the 2025 academic year through an online questionnaire. The analysis explored demographic characteristics, information sources, and motivational factors influencing educational decisions within the socio cultural context of the Gayo Highlands.</em></p> <p><em>The findings reveal that digital social media such as Instagram, Facebook, and TikTok serve as the primary awareness channels (30.68%), while interpersonal networks of friends, alumni, and family play a major role in the final decision stage (27.27%). Among the four motivational dimensions, Accessibility and Economy rank highest (34.09%), followed by Academic and Institutional Quality (30.27%), Social and Recommendation (22.27%), and Campus Environment (13.36%). These results suggest that student decisions are shaped by a combination of pragmatic rationality (cost and location) and deeply rooted socio religious values.</em></p> <p><em>Qualitative interpretation indicates that digital media function as an awareness driver, while social trust and cultural family context serve as decision enforcers. In semi-peripheral regions such as the Gayo Highlands, educational choice represents not only an individual act but also a collective cultural manifestation of morality and spirituality. The study recommends that Islamic higher education institutions, including IAIN Takengon, develop community based digital communication strategies to strengthen public trust and enhance the effectiveness of student recruitment.</em></p> <p><em><strong>Keywords: </strong>digital media, social trust, educational decision, Islamic higher education, Gayo Highlands</em></p> Kukuh Pamuji Copyright (c) 2025 Kukuh Pamuji https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://journal.iaintakengon.ac.id/index.php/mbz/article/view/544 Fri, 07 Nov 2025 00:00:00 +0700 GAYA KOMUNIKASI PEMIMPIN YANG EFEKTIF https://journal.iaintakengon.ac.id/index.php/mbz/article/view/602 <p><em>Gaya komunikasi mempunyai peranan yang sangat penting dalam kepemimpinan. Pemimpin yang efektif tidak hanya memiliki visi dan keterampilan teknis, namun juga mampu berkomunikasi dengan baik. Seorang pemimpin yang mampu berkomunikasi dengan baik dapat memberikan dampak positif bagi organisasi dan timnya. Keterampilan berkomunikasi sangat penting karena komunikasi merupakan jembatan makna antar manusia agar dapat berbagi apa yang diketahui dan dirasakannya. Jika komunikasi ditangani dengan tepat, komunikasi terbuka akan terjadi. Komunikasi terbuka terjadi ketika orang merasa bebas untuk mengkomunikasikan semua pesan yang relevan. Tanpa komunikasi terbuka, kerjasama hampir tidak mungkin terjadi karena orang tidak dapat mengomunikasikan kebutuhan dan perasaannya kepada orang lain. Itulah sebabnya Bill Grove sebagaimana dikutip oleh Kaswan menegaskan pentingnya komunikasi bagi para pemimpin dengan mengatakan, “Seorang pemimpin yang hebat akan menghabiskan banyak waktu untuk berkomunikasi.” (Kaswan 2022) Komunikasi yang baik memerlukan kesadaran diri, kepekaan terhadap orang lain, dan kemampuan beradaptasi dalam berbagai situasi. Dengan memperhatikan aspek-aspek tertentu, seorang individu dapat membangun hubungan yang kuat, memimpin secara efektif, dan mencapai tujuan bersama. Gaya komunikasi pemimpin itu penting karena&nbsp;menjadi dasar untuk membimbing tim, membangun kepercayaan, mendorong keterlibatan dan kolaborasi, serta menciptakan budaya organisasi yang positif dan produktif.&nbsp;Komunikasi yang efektif memastikan informasi tersampaikan dengan jelas, konflik terselesaikan dengan baik, dan semua anggota terdorong mencapai tujuan bersama.&nbsp;</em></p> kartini kartini Copyright (c) 2025 kartini kartini https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://journal.iaintakengon.ac.id/index.php/mbz/article/view/602 Tue, 02 Sep 2025 00:00:00 +0700